karya Ican
Di ambang usia saat butir-butir pohon
menunggu undangan dari langit yang kekal
Bulan terlunta lunta melihat matamu
yang sudah berganti nama,
teguh ditikam badai-deru
menjadi sunyi yang berderet di celah
huruf-huruf kehidupan---
Kau membacanya dengan caramu sendiri
Di sepanjang jalan kesunyian.
Aku saksikan begitu banyak jalan
yang kau bawa dalam diri,
hingga tak satu pun tersimpan
untuk kau bacakan sebagai tanda dan lambang
Dunia sendiri tanpa manusia
Berlari
Seperti perahu tak berkemudi
Terlepas dari jarak;

Maka dengan segala waktu
Kata-kata akan tumbuh menjadi kembang doa.

16 Juni 2019

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama